√ Penjelasan Detail Penerapan Teori Motivasi Maslow - Kang Yusuf
Kang Yusuf
Kang Yusuf Hi, You can call me Kang Yusuf. Learning by Doing and Just 4 Fun :-D

Penjelasan Detail Penerapan Teori Motivasi Maslow

Daftar Isi [Tampil]
    Penjelasan Detail Penerapan Teori Kebutuhan Motivasi Maslow. Bagaimana teori kebutuhan Abraham Maslow. Motivasi dapat diartikan sebagai kekuatan (energi) seseorang yang dapat menimbulkan tingkat persistensi dan entusiasmenya dalam melaksanakan suatu kegiatan, baik yang bersumber dari dalam diri individu itu sendiri (motivasi intrinsik) maupun dari luar individu (motivasi ekstrinsik).

    Penjelasan Detail Penerapan Teori Kebutuhan Motivasi Maslow.


    Hierarki kebutuhan Maslow adalah teori psikologi yang diperkenalkan oleh Abraham Maslow dalam makalahnya, "A Theory of Human Motivation", di Psychological Review pada tahun 1943. Ia beranggapan bahwa kebutuhan-kebutuhan di tingkat rendah harus terpenuhi atau paling tidak cukup terpenuhi terlebih dahulu sebelum kebutuhan-kebutuhan di tingkat lebih tinggi menjadi hal yang memotivasi

    Seberapa kuat motivasi yang dimiliki individu akan banyak menentukan terhadap kualitas perilaku yang ditampilkannya, baik dalam konteks belajar, bekerja maupun dalam kehidupan lainnya.

     

    Berikut Penjelasan Detail Penerapan Teori Motivasi Maslow


    Dalam teori maslow terdapat 5 pkok kebutuhan manusia yang palingmendasar, antara lain:

    1.Kebutuhan Fisiologis

    2.Kebutuhan Keamana dan keselamatan

    3.Kebutuhan akan rasa cinta

    4.Kebutuhan Pengghargaan

    5.Aktualisasi Diri

    Ketika dari slah satu kebutuhan di atas tidak terpenuhi atau belum terlengkapi maka, seseorang belum bisa dkatakan memenuhi kebutuhan dasar manusia. Pada saat kuliah psikologi kepribdian tadi pagi kita sekelas membahas tentang kebutuhan dasar dari manusia. Yang saya dapat dari belajar tadi pagi itu bahwa ketika satu dari kebutuhan itu tidak terpenuhi maka akan muncul suatu tindakan yang tidak di inginkan. Misalkan kebutuhan akan fisiologis tidak terpenuhi seseorang akan merasa sakit, kelaparan dll. Dan ketika kebutuhan akan fisiologis itu terpenuhi maka seseorang itu akan merasa sehat, kenyang, bugar dll. Kemudian dari kebutuhan akan fisiologis itu terpenuhi maka akan dilanjutkan dengan kebutuhan akan rasa aman dan keselamatan, begitupun seterusnya.
     
    a. Terapi Hlistik-Dinamis

    Teori yang menganggap bahwa keseluruhan seseorang akan terus menerus termotivasi oleh satu atau lebih kebutuhan dan seseorang mempunyai kemampuan atau potensi untuk tumbuh pada kesehatan psikologis yaitu aktualisasi diri (Feist & Feist, 2010).
     
    b. Zona Complex

    Manusia merupakan makhluk yang sempurna dan bahkan ingin menjadi yang lebih sempurna dengan adanya motif atau penggerak untuk mendapatkan sesuatu.

    Sempat dalam diskusi kuliah tadi pagi pada tanggal 10 Maret 2014(Senin), mendiskusikan tentang adanya perbedaan atau bertentangan dalam teroi Zona complex ini, padahal itu bukan perbedaan ataupun terdapat pertentangan, tetapi memang dalam Zona complex terdapat 2 konsep, yaitu:

    a)Setiap manusia memiliki ambisi pribadi

    b)Manusia tidak akan pernah merasa puas dengan keinginan mereka. 


    Konsep Teori Hierarki Kebutuhan Abraham Maslow


    Konsep hierarki kebutuhan dasar ini bermula ketika Maslow melakukan observasi terhadap perilaku monyet. Berdasarkan pengamatannya, didapatkan kesimpulan bahwa beberapa kebutuhan lebih diutamakan dibandingkan dengan kebutuhan yang lain. 

    Contohnya jika individu merasa haus, maka individu akan cenderung untuk mencoba memuaskan dahaga. Individu dapat hidup tanpa makanan selama berminggu-minggu. Tetapi tanpa air, individu hanya dapat hidup selama beberapa hari saja karena kebutuhan akan air lebih kuat daripada kebutuhan akan makan.

    Kebutuhan-kebutuhan ini sering disebut Maslow sebagai kebutuhan-kebutuhan dasar yang digambarkan sebagai sebuah hierarki atau tangga yang menggambarkan tingkat kebutuhan. Terdapat lima tingkat kebutuhan dasar, yaitu: kebutuhan fisiologis, kebutuhan akan rasa aman, kebutuhan akan rasa memiliki dan kasih sayang, kebutuhan akan penghargaan dan kebutuhan akan aktualisasi diri.

    Maslow memberi hipotesis bahwa setelah individu memuaskan kebutuhan pada tingkat paling bawah, individu akan memuaskan kebutuhan pada tingkat yang berikutnya. Jika pada tingkat tertinggi tetapi kebutuhan dasar tidak terpuaskan, maka individu dapat kembali pada tingkat kebutuhan yang sebelumnya. 

    Menurut Maslow, pemuasan berbagai kebutuhan tersebut didorong oleh dua kekuatan yakni motivasi kekurangan (deficiency motivation) dan motivasi perkembangan (growth motivation). Motivasi kekurangan bertujuan untuk mengatasi masalah ketegangan manusia karena berbagai kekurangan yang ada. Sedangkan motivasi pertumbuhan didasarkan atas kapasitas setiap manusia untuk tumbuh dan berkembang. Kapasitas tersebut merupakan pembawaan dari setiap manusia.

    Sekian artikel seputar pendidikan denga topik pembahasan Penjelasan Detail Penerapan Teori Kebutuhan Motivasi Maslow. Semoga bisa memberikan wawasan dan informasi yang berguna bagi temen temen semuanya ;-D

    Kang Yusuf
    Kang Yusuf  Hi, You can call me Kang Yusuf. Learning by Doing and Just 4 Fun :-D
    Note: Only a member of this blog may post a comment.
    Baca Juga