Tempat-tempat Wisata Paling Ramai di Jogja

https://cdn-image.hipwee.com/wp-content/uploads/2019/12/hipwee-ENCzqVWU8AEUsWD-750x520.jpeg

Memasuki bulan terakhir di penghujung tahun 2020, sebagian orang mungkin ingin pergi berwisata untuk melepas penat. Apalagi setelah hampir setahun penuh Indonesia dilanda pandemi Covid-19. Rasanya waktu melesat begitu cepat dari Januari, Februari, Maret, lalu tiba-tiba sudah bulan Desember. Penat setelah berbulan-bulan hampir selalu di rumah saja akan dapat terobati bila berkunjung ke tempat-tempat liburan.

Bagi yang tinggal di Jogja, ada banyak alternatif tempat wisata yang keren-keren. Tinggal pilih apa yang ingin dilihat. Gunung ada, danau ada, kebun binatang ada, pantai tersebar di sepanjang garis selatan Yogyakarta, taman hiburan, pemandian, sungai. Saking banyaknya tempat, kadang sampai bingung mana yang sebaiknya dikunjungi.

Namun dari sekian banyak tempat wisata, ada beberapa destinasi yang sebaiknya dihindari karena sangat ramai. Mungkin tidak masalah bagi beberapa orang, tapi lokasi yang padat mungkin akan membuat sedikit kurang nyaman. Di mana saja itu?

Pantai Parangtritis

https://cdn-image.hipwee.com/wp-content/uploads/2019/12/hipwee-ENCzqVWU8AEUsWD-750x520.jpeg
Ramai bener via hipwee.com

Salah satu latar yang sampai dijadikan lirik lagu oleh penyanyi legendaris Didi Kempot memang unik. Pantai seluas 105 kilommeter persegi ini hampir tiap hari ramai oleh pengunjung. Tercatat, 2,7 juta orang liburan ke pantai Parangtritis setiap tahunnya, yang berarti rata-rata 7.600 orang pengunjung setiap harinya.

Pantai Baron

https://www.sarahbeekmans.com/blog/wp-content/uploads/2018/05/Baron-Beach-Yogyakarta-2.jpg

Mengingat posisinya paling mudah dicapai dari pantai lainnya di Kabupaten Gunung Kidul, tidak heran Pantai Baron menajdi pantai teramai kedua setelah Parangtritis. Kawasan Pantai Baron menerima 1,9 juta kunjungan dalam setahun. Jika tidak ingin berdesak-desakan dengan lima ribu orang di sini, sebaiknya pindah ke pantai yang lebih sepi saja.

Taman Pintar

 https://dolanyok.com/wp-content/uploads/2018/11/Taman-Pintar-Yogyakarta-bisniswisata-co-id.jpg

Wisatawan yang datang ke Taman Pintar rata-rata  adalah anak sekolah yang sedang melaksanakan study tour. Dengan kata lain, mereka datang dengan rombongan yang jumlahnya tidak sedikit. Taman Pintar menawarkan wisata edukatif yang cocok untuk anak-anak sekolah. Jumlah kunjungan per tahunnya mencapai sembilan ratus ribu orang.

Gembiraloka Zoo

https://www.hargatiket.net/wp-content/uploads/2018/09/Gembira-Loka-Zoo.jpg

Tidak heran mengapa kebun binatang di Kota Jogja ini cukup ramai. Dilihat dari luar saja sudah tampak penuh. Meskipun pernah rusak parah akibat gempa yang melanda di tahun 2006, setelah direnovasi, Gembira Loka tetaplah menjadi salah satu tujuan wisata paling diminati. Wisatawan yang datang setiap harinya kurang lebih berjumlah 2.500 orang.

Studio Alam Gamplong

https://cdn2.tstatic.net/travel/foto/bank/images/gamplong-studio.jpg

Cukup mengejutkan bahwa Studio Alam Gamplong menjadi ramai di banding yang lainnya. Padahal, lokasi syuting Sultan Agung: Tahta, Perjuangan, Cinta dan Bumi Manusia karya Hanung Bramantyo ini terbilang masih baru. Tempat wisata ini hanya memungut biaya parkir dan membayar seikhlasnya untuk bisa masuk. Jumlah kunjungan mencapai 1,1 juta orang per tahun.

Tebing Breksi

 https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiDlqPV-24PvRXSUViGl_OGQJVocrBZdL6ePW2LO2TPWgmhnm9Ptwn78_ohcEaafCgKzTA9bt7ftWChUYy-ghm9yT4lts3EaTzvcVWIR82JApH4mgxsAA7iIfWis3W5SfNaMDzij4oMVic/s1600/tebingbreksi-jogja3.jpg

Tebing Breksi berlokasi di sebelah selatan Candi Prambanan dan berdekatan dengan Candi Ijo serta Kompleks Kraton Ratu Boko. Sebelum menjadi tempat wisata yang ramai, Tebing Breksi merupakan tempat menambang batuan. Kegiatan penambangan ditutup oleh pemerintah sejak tahun 2014. Berdasarkan hasil kajian, batuan di Tebing Breksi merupakan material dari sisa letusan Gunung Api Purba Nglanggeran. Sejak saat itulah, perlahan-lahan Tebing Breksi beralih fungsi menjadi tempat wisata. Meskipun berada di lokasi yang lumayan tinggi, Tebing Breksi tetap ramai dengan jumlah kunjungan mencapai 1,6 juta orang per tahun atau sekitar empat ribu orang setiap harinya.

Candi Prambanan

 https://i0.wp.com/www.infobudaya.net/wp-content/uploads/2018/02/candi-prambanan.jpg?fit=3840%2C2160

Masuk akal apabila Candi Prambanan menjadi tempat wisata yang ramai pengunjung. Selain terkenal di kalangan turis domestik, Candi Prambanan juga amat diminati turis mancanegara. Candi Hindhu terbesar di Indonesia ini adalah termasuk Situs Warisan Dunia UNESCO. Bangunan candi dulunya sempat ditelantarkan karena letusan Gunung Merapi di tahun 930 M sehingga tidak terawat. Bangunan candi perlahan mulai runtuh seluruhnya akibat gempa bumi pada abad 16. Baru di tahun 1733, Candi Prambanan kembali ditemukan. Namun pemugaran serius baru benar-benar dilakukan di tahun 1930.

Candi Prambanan dikunjungi oleh 2,5 juta orang pertahun atau sekitar 7 ribu orang per harinya.

Kawasan Wisata Hutan Pinus

https://www.hargatiket.net/wp-content/uploads/2019/01/harga-tiket-masuk-hutan-pinus-mangunan.jpg

Kawasan Wisata Hutan Pinus yang terletak di Kabupaten Bantul menerima kunjungan sebanyak jumlah wisatawan Candi Prambanan, yakni 2,5 juta orang per tahun.

Terdapat beberapa hutan pinus di Jogja. Wisata bernuansa alam di ketinggian perbukitan Bantul ini menawarkan suasana yang sejuk dan pemandangan bentang alam yang spektakuler. Tujuan wisata tidak berpusat di satu tempat saja, melainkan tersebar di beberapa lokasi. Di antaranya Hutan Pinus Pengger, Puncak Becici, Hutan Pinus Mangunan, dan Hutan Pinus Asri. Semuanya terletak di Bantul.

Nah, jika ingin berlibur dengan suasana yang lebih sepi, sebaiknya mencari alternatif wisata lain selain yang tertulis di atas ya. Tenang saja, masih banyak wisata lain sejenis dan tidak seramai ke-delapan tempat tersebut. Selamat liburan!