√ Ini yang Harus Diperhatikan Ketika Membuat Homemade Skincare - Kang Yusuf
Salis Nur
Salis Nur Hi, I'm Salis. I have interest on crochetting and postcrossing. I crochet many things, bags, clothes, hats, and many more.

Ini yang Harus Diperhatikan Ketika Membuat Homemade Skincare

Daftar Isi [Tampil]

    Membuat sendiri homedame skincare yang digunakan untuk perawatan secara mandiri di rumah memang menyenangkan. Keuntungannya pun banyak. Selain lebih berhemat untuk pengeluaran perawatan, kita jadi tahu persis bahan apa saja yang dipakai sesuai kebutuhan kulit. Kita juga terhindar dari bahan-bahan kimia skincare yang tidak sesuai untuk kulit.

    https://media-public.canva.com/MADQ5qaXSS4/1/thumbnail_large-1.jpg
    Membuat Homemade Skincare
    Apalagi di tengah pandemi seperti ini saat rata-rata penghasilan menurun. Homemade skincare bisa menjadi salah satu cara untuk berhemat sekaligus kulit tetap terawat meskipun tanpa skincare pabrikan. Kegiatan ini pun bisa menjadi salah satu trik untuk mengusir rasa bosan ketika harus berkegiatan di rumah.


    Akan tetapi, dalam pembuatan skincare perlu mencermati bahan-bahannya supaya manfaat yang diharapkan tepat sasaran. Jika asal membuat dan dipakaikan ke kulit, salah-salah, malah jadi iritasi. Ingat, homemeade skincare memang alami.

    Tapi bukan berarti tanpa efek samping.

    Bahan-bahan Membuat Homemade Skincare

    Nah, bahan-bahan berikut dikenal memiliki banyak manfaat yang baik untuk kulit. Tapi tahukah kamu akibat yang bisa ditimbulkan jika penggunaannya keliru?

    Jeruk Nipis dan Lemon

    https://media-public.canva.com/MAC11tl2v6g/4/thumbnail_large-1.jpg
    Jeruk Nipis dan Lemon

     

    Dari sekian banyak khasiatnya, jeruk nipis dan lemon dikenal karena mampu mencerahkan warna kulit dan mengatasi hiperpigmentasi. Namun keduanya adalah salah satu bahan penyebab iritasi pada kulit karena sifatnya yang sangat asam. Kadar keasamannya adalah 2, sementara pH kulit berada di angka 5,5. Oleh karenanya air perasan jeruk nipis dan lemon tidak boleh diaplikasikan langsung ke kulit. Melainkan dilarutkan terlebih dahulu ke dalam air.

    Di samping itu, pemakaian di siang hari harus selalu disertai tabir surya. Kedua bahan tersebut menyebabkan fotosensitif jika terkena sinar matahari. Bukannya cerah, kulit malah akan menjadi kusam dan terbakar sinar ultraviolet.

    Rempah-rempah

     

    Baik di konsumsi secara langsung (sebagai bumbu masakan) maupun diaplikasikan ke kulit, khasiat rempah-rempah tidak diragukan lagi kehebatannya. Beberapa manfaatnya antara lain mampu mengatasi peradangan, eksim, dan psoriasis (kayu manis, kunyit, jahe), mencerahkan kulit (kunyit dan kencur), antioksidan (hampir semua jenis rempah), pengawet alami, dan tentu saja, sebagai penyedap masakan.

    Akan tetapi beberapa jenis rempah dapat menyebabkan iritasi pada kulit. Contohnya saja kayu manis. Reaksinya beragam, mulai dari gatal-gatal sampai kemerahan. Penggunaannya perlu dites terlebih dahulu dengan diaplikasikan sedikit ke permukaan kulit. Jika timbul reaksi alergi sebaiknya segera hentikan penggunaan dan ganti dengan bahan skincare yang lain.

    Rempah-rempah tidak bisa digunakan oleh ibu hamil. Zat aktif dalam rempah-rempah dapat memicu kontraksi rahim sehingga menyebabkan keguguran pada ibu hamil muda. Sementara pada ibu hamil yang memasuki trimester akhir, konsumsi rempah bisa menjadikan bayi lahir prematur.

    Aloe Vera 

    https://media-public.canva.com/MADQ41G56Vc/1/thumbnail_large-1.jpg
    Aloe Vera Homemade Skincare

    Siapa yang tidak tahu tumbuhan berdaun tebal ini? Meskipun namanya cukup seram di telinga (yeah, siapa yang tidak ngeri mendengar 'lidah buaya'), tanaman ini telah banyak digunakan sejak lama untuk mengatasi kulit yang terbakar sinar matahari. Bagian dalam daun yang berbentuk gel ini bisa melembabkan kulit, meredakan gatal dan nyeri, mempercepat penyembuhan luka, menghaluskan kulit, dan sebagai antioksidan.

    Lidah buaya harus diolah dengan cara yang benar agar tidak menimbulkan iritasi. Zat pemicu iritasinya bernama aloin. Senyawa ini fungsinya untuk melindungi daun dari sinar ultraviolet.

    Kadarnya berbeda tiap jenis tanaman lidah buaya. Untuk menghilangkan aloin ini, rendamlah daun lidah buaya yang telah dikupas dalam air hangat selama 30 menit. Kalau ingin praktis, beli saja lidah buaya yang dijual di supermarket. Jenis aloe vera tersebut adalah Aloe barbandesis Miller. Jenis tersebut banyak digunakan dalam pemakaian obat dan kosmetik.

    Orang yang alergi terhadap lidah buaya, biasanya juga alergi terhadap beberapa tanaman lainnya dari famili Liliaceae (bawang, lili, tulip).

    Segala Jenis Minyak

    https://media-public.canva.com/MADQ4rbF6_E/1/thumbnail_large-1.jpg
    Jenis Minyak Homemade Skincare


    Siapa di sini yang suka pakai minyak untuk melembabkan kulit? Minyak yang dipakai biasanya minyak zaitun dan minyak kelapa. Dua bahan ini sering direkomendasikan untuk kamu yang berkulit kering. Padahal penggunaan minyak pada wajah malah memunculkan komedo pada permukaan kulit. Tidak hanya itu, pemakaian minyak biasanya membuat kulit terlihat amat sangat greasy.

    Minyak bukanlah solusi yang tepat untuk melembabkan wajah. Kandungan vitamin E atau tocopherol-nya memang tinggi. Tapi jika tetap ingin memakai minyak, larutkan terlebih dahulu ke air dengan glicerin atau glyserol. Gliserin adalah jenis lemak yang dapat larut dalam air.

    Ia dapat mengikat air dari udara sehingga bisa digunakan untuk melembabkan kulit. Gliserin biasanya dijual di toko bahan kimia atau di toko yang menjual bahan kue.

    Itu dia bahan-bahan homemade skincare yang bila tidak tepat penanganannya bisa berakibat buruk bagi kulit. Tidak perlu memaksakan memakai suatu bahan jika memang tidak sesuai untuk kulit. Gunakan bahan lain yang lebih ramah. Misalnya kamu ingin memanfaatkan lemon karena kandungan vitamin C-nya yang tinggi.

    Tapi kulitmu malah iritasi jika terkena sari lemon, bahkan meski dilarutkan ke air, kulitmu tetap iritasi. Segeralah beralih ke bahan lain yang lebih aman. Misalnya pisang atau alpukat. Atau kamu ingin menggunakan aloe vera untuk melembabkan kulit. Tapi saat memakainya malah gatal dan kemerahan. Maka gantilah aloe vera dengan madu.

    Kika ada bahan yang lebih baik untuk homemade skincare, kenapa harus menyusahkan diri pakai bahan yang berbahaya?

    Sekian deh artikel dari Neng Salis yang membahas seputar dunia kesehatan yang berjudul Ini yang Harus Diperhatikan Ketika Membuat Homemade Skincare. Semoga bermanfaat ya buat temen temen dirumah.

    Salis Nur
    Salis Nur   Hi, I'm Salis. I have interest on crochetting and postcrossing. I crochet many things, bags, clothes, hats, and many more.
    Note: Only a member of this blog may post a comment.
    Baca Juga