√ Tips Jitu Menjadi Reseller Bisnis Online Tanpa Modal - - Kang Yusuf -->
Kang Yusuf
Kang Yusuf Hi, You can call me Kang Yusuf. Learning by Doing and Just 4 Fun :-D

Tips Jitu Menjadi Reseller Bisnis Online Tanpa Modal

Daftar Isi [Tampil]
    Tips Jitu Menjadi Reseller Bisnis Online Tanpa Modal

    Pelajari tips jitu menjadi reseller bisnis online tanpa modal yang berhasil dan sukses. Bagi Anda yang tak memiliki modal untuk usaha, maka dengan menjadi reseller adalah cara yang tepat untuk memulai bisnis Anda. Namun bagi mereka yang tidak mengetahui bagaimana cara kerja reseller, tentu akan banyak pertanyaan terkait dengan hal ini. Bagaimana cara menjadi reseller tanpa modal? Lalu, apa yang harus saya persiapkan untuk menjadi reseller online?

    Memang benar bahwa skema dropshift atau yang lebih populer dengan reseller merupakan usaha paling mudah dan cepat untuk Anda yang tidak mempunyai modal untuk membangun sebuah usaha. Dengan menjadi reseller, berarti Anda telah menjadi bagian dari saluran distribusi atas produk milik suatu merek tertentu. Ini artinya, Anda harus benar-benar mengusai dan mengerti tentang produk yang akan Anda jual (product knowledge).

     

    Apa Arti Reseller Dalam Bisnis Online ?


    Arti Reseller adalah menjual kembali barang yang telah dibeli yang nantinya sebagai barang yang ingin dijadikan untuk transaksi jual beli. Supplier adalah pemilik barang yang memiliki stok, dropshipper adalah pihak penjual (marketer dan seller) yang menjual barang milik supplier, dan konsumen adalah pembeli yang membeli barang dari dropshipper. Sebetulnya hanya satu yang membedakan antara reseller dan dropship.

     

    Apa Arti Dropship Itu ?


    Apa Arti Dropship adalah sistem dan pola bisnis yang popular terutama sejak kemunculan dunia digital internet. Dengan pola dropship, ada banyak pihak yang terbantu baik itu supplier, dropshipper dan konsumen atau pembeli. Supplier adalah pemilik barang yang memiliki stok, dropshipper adalah pihak penjual (marketer dan seller) yang menjual barang milik supplier, dan konsumen adalah pembeli yang membeli barang dari dropshipper.

     

    Kalau Begitu, Apa Bedanya Dropship dengan Reseller?


    Sebetulnya hanya satu yang membedakan antara reseller dan dropship. Apa itu? STOK BARANG. Kalau reseller biasanya harus punya modal terlebih dahulu untuk membeli barang tersebut dan kemudian menyetoknya. Sementara dropship, kita tidak perlu punya modal untuk bisa menyetok barang. Dropshiper bisa langsung menjual produk hanya dengan modal gambar dan spesifikasi produk saja sehingga lebih mudah memang untuk dijalankan.


    Baca Juga Tips Ampuh Dalam Berbisnis Online Yang Sukses



    Jika Anda tertarik untuk menjadi reseller, berikut adalah beberapa hal yang harus Anda pahami terlebih dahulu untuk mencari, menilai, dan menangkap peluang yang tepat untuk Anda!

     

    Strategi Analisis Untuk Menjadi Reseller Bisnis Online



    1. Menemukan Produk yang Tepat

    Jika Anda ingin memulai usaha dengan menjadi reseller online, langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah dengan menentukan jenis produk yang akan Anda jual. Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, penting bagi Anda untuk mengetahui product knowledge. Tujuannya adalah, agar Anda dapat lebih mudah menjelaskan keunggulan produk dan mempromosikannya ke customer Anda.


    2. Memperhitungkan dan Mengenali Kompetitor

    Semakin sedikit kompetitor Anda dalam menjalankan bisnis reseller, maka hal ini akan menguntungkan bagi Anda. Sering kali, suppliers tidak akan membiarkan terlalu banyak reseller menjual produknya di daerah yang sama. Hal ini dikarenakan, dapat memulai ‘perang harga’  dan hal ini dapat menjadi bom bunuh diri yang mempertaruhkan nama baik merek dari suppliers. 

    Untuk itu, Anda harus mengetahui seberapa banyak kompetitor Anda? Berapa besar kompetitor Anda memasang harga? Selain masalah tersebut, bagaimana cara Anda membedakan bisnis reseller Anda dengan kompetitor Anda? Misalnya, dengan cara menawarkan produk tambahan dan layanan. Atau, apakah Anda benar-benar hanya bersaing melalui harga?


    3. Periksa Apakah Bisnis Reseller Anda Benar-benar Layak Dijalankan

    Cara selanjutnya untuk menjadi reseller online adalah dengan memeriksa kelayakan bisnis reseller Anda. Berarti, sejak awal Anda telah memperhitungkannya melalui kalkulasi sementara. Hal ini untuk menghindari kerugian yang ditimbulkan saat Anda benar-benar menjalankan usaha bisnis ini. Untuk itu, berikut ini adalah pertanyaan-pertanyaan yang dapat membantu Anda mengidentifikasi apakah usaha Anda dengan menjadi reseller online benar-benar sudah layak?
    •     Berapa banyak Anda akan membeli produk dari suppliers?
    •     Siapa yang akan menjadi pembeli produk reseller Anda? (target market)Berapa banyak produk yang nantinya akan Anda jual?
    •     Berapa biaya pengiriman yang biasa dipatok oleh jasa pengiriman barang?

    Setelah mengetahui hal tersebut, Anda dapat menggunakan kalkulasi sederhana untuk menghitung pendapatan Anda. Cukup sederhana, perkirakan jumlah biaya yang didapatkan dari hasil penjualan dan dikurangi dengan biaya total pengeluaran Anda saat membeli produk dari supplier. Hasilnya akan menentukan apakah dengan menjadi reseller online akan memberikan keuntungan bagi Anda.


    4. Memulai Langkah Awal dengan Membuat Website

    Untuk memulai langkah awal menjadi reseller online, berarti Anda harus memerlukan domain dan website. Untuk itu, Anda bisa mendaftarkan diri untuk membuat domain yang dilakukan secara cepat melalui online, dan pilih web hosting yang mudah dan murah. Atau, jika Anda tidak ingin mengeluarkan biaaya untuk pembuatan web hosting, Anda dapat memilih web hosting yang menyediakan website secara gratis.


    5. Strategi Pemasaran yang Dapat Anda Coba

    Setelah melakukan keempat hal di atas, hal selanjutnya yang harus dilakukan oleh reseller online adalah fokus untuk menerapkan strategi pemasaran yang tepat. Hal ini bisa dilakukan dengan beberapa cara. Misalnya saja, Anda dapat memaksimalkannya melalui media sosial, Email marketing, ataupun beriklan di Pay-Per-Clikck (PPC). Berikut adalah penjelasan untuk masing-masingnya.

     

    3 Tips Jitu Menjadi Reseller Bisnis Online Tanpa Modal

     

    1.) Manfaatkan Media Sosial untuk Strategi Pemasaran


    Sudah tidak dipungkiri lagi bahwa media sosial tumbuh dan berkembang dengan sangat cepat. Bahkan, kini informasi bisa lebih efektif jika disebarkan melalui jejaring sosial dibandingkan dengan media elektronik atau cetak. Jika Anda bertanya cara untuk menjadi reseller, maka tidak ada strategi pemasaran yang efektif selain media sosial.  Untuk itu, putuskan terlebih dulu kalangan mana yang akan dijadikan target. Anda juga harus fokus terhadap pemilihan media yang tepat. 

    Sebagai rekomendasi, gunakan media sosial yang memiliki banyak pengguna seperti Facebook, Twitter, dan Instagram. Setelah itu, tentukan konten yang banyak menarik dan kreatif sebagai kunci sukses pemasaran melalui media sosial. Tidak hanya terpaku pada text, variasikan juga dengan konten-konten video, infografik, gambar, atau hal-hal lainnya yang dapat menarik customer.

     

    2.) Gunakan Email Marketing


    Mungkin bagi Anda yang termasuk pemula menjadi reseller online, email marketing masih terdengar baru di telinga Anda. Cara kerja email marketing yakni dengan memanfaatkan email list untuk pemasaran. Singkatnya, email marketing dipercaya lebih efektif karena pemasaran dengan cara ini dapat langsung masuk ke inbox email si calon customer. Selain mengirimkan email penawaran produk, melalui email marketing, Anda juga dapat menjalin hubungan baik dengan para subscriber melalui email newsletter.


    Baca Juga Ide Bisnis Yang Menjanjikan Untuk Mahasiswa


    Perlu Anda pahami, subscriber ini hanya dapat terjadi jika calon pembeli mendaftarkan dirinya dan mengisi form subscriber pada website atau toko online Anda. Itulah mengapa, Anda harus menawarkan hal yang menarik dan bermanfaat bagi calon customer agar mereka tertarik mendaftar sebagai subscriber.

     

    3.) Menjadi Publisher Ataupun Advertiser Iklan di PPC


    Beriklan di PPC merupakan cara yang tepat dalam memasarkan suatu produk. Karena, Anda hanya membayar iklan jika iklan Anda di klik. Misalnya ketika Anda menjadi publisher, itu berarti website Anda dijadikan media bagi si pemasang iklan (advertiser). Dan Anda akan dibayar oleh advertiser jika ada yang meng-klik setiap iklan tersebut. Sebaliknya, jika Anda adalah advertiser, maka Anda hanya perlu membayar pemasangan iklan ke publisher, jika iklan tersebut di klik.

        Lantas, Apakah Perbedaan Reseller dengan Dropship?

    Setelah Anda mengetahui langkah-langkah menjadi Reseller online tanpa modal dan strategi pemasarannya, timbul pertanyaan baru. Pertanyaannya adalah, apakah reseller dan dropship itu sama?

    Sebenarnya, jika Anda cermati, antara reseller dan dropship hampir mempunyai makna yang sama. Yakni, orang yang membeli produk untuk dijual kembali. Lantas, apa perbedaannya? Tentu saja perbedaannya terletak pada teknik pengiriman produknya. Jika reseller, alur pengiriman produk akan dikirim langsung dari suppliers ke pembeli (reseller). 

    Selanjutnya, jika ada order, reseller mengirimkannya kembali ke customer–nya. Berbeda halnya dengan Dropship, yang proses pengirimannya tidak mampir ke reseller terlebih dahulu. Karena, seseorang yang menggunakan sistem dropship hanya akan membeli produk dari supplier jika terdapat order-an dari costrumer.

    Baik dropship ataupun reseller, keduanya adalah bisnis online yang sama-sama menguntungkan. Untuk belajar reseller dan dropship lebih banyak.

     

    7 Cara Menjadi Reseller Sukses yang Terbukti Berhasil


    Saat kamu memutuskan ingin mencoba bisnis menjadi reseller, kamu tidak boleh tanggung-tanggung. Kamu harus mempelajari berbagai tips dan trik untuk sukses dengan bisnis yang kamu coba bangun ini. Agar kamu tidak kebingungan dalam memulai bisnis menjadi reseller ini, maka cobalah kamu lakukan 7 cara agar sukses menjadi reseller yang berhasil berikut ini. Semoga bermanfaat untuk membangun bisnis reseller kamu ya.


    1. Gunakan Manfaat Penting dari Pemasaran di Sosial Media


    Saat kamu memulai menjadi reseller, kamu harus kuat dalam hal pemasaran. Hanya jika ada produk terjual, kamu dapat keuntungan. Jadi pastikan untuk melakukan pemasaran dengan giat. Pasarkan produk menggunakan sosial media yang menjadi marketplace terbaik saat ini.



    2. Perhitungkan Harga Jual yang Bersaing


    Saat kamu menjadi reseller, kamu perlu memiliki kemampuan perhitungan yang baik. Hal ini disebabkan kamu harus menghitung dengan benar berapa selisih harga beli dan harga jual, dikurangi biaya lain seperti transfer. Jadi kamu tetap mendapatkan keuntungan walau dengan harga jual yang bersaing.


    3. Pilih Jenis Produk yang Memang Mudah untuk Dijual


    Cara agar kamu dapat menjadi reseller yang sukses adalah kamu harus pintar memilih apa produk yang kamu ingin jual kembali. Jangan memilih produk yang tidak banyak pembelinya, karena kamu hanya akan menghabiskan modal promosi, tapi tidak ada keuntungan karena tidak ada pembeli. Bisnis kaos online adalah salah satu peluang reseller yang menjanjikan.


    4. Pilih Supplier (Penjual Pertama) yang Besar, Menguntungkan dan Professional


    Setelah kamu memutuskan apa produk yang ingin kamu jual, kamu harus mencari supplier yang paling tepat. Pemilihan supplier didasarkan pada kapasitasnya untuk memasok produk memang sudah besar, harga yang diberikan menguntungkan kamu, dan bekerja secara profesional dalam melayani pesanan reseller.

     
    5. Selalu Siap Melayani Calon Pembeli Harus Diterapkan


    Seorang reseller harus siap, cepat, dan tanggap menjawab pertanyaan calon pembeli. Sebaik mungkin luangkan waktu untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut dan membantu juga agar pembeli dapat mudah melakukan pemesanan, pembayaran, hingga pengiriman barang.


    6. Selalu Terapkan Prinsip Disiplin dan Konsisten dalam Pemasaran


    Memasarkan produk hanya akan menghasilkan keuntungan jika kamu melakukannya dengan disiplin dan konsistensi yang tinggi. Selalu unggah produk terbaru setiap hari. Selalu upayakan memberi diskon sesuai keputusan pemasaran untuk membuat toko kamu digemari calon pembeli.


    7. Selektif dalam Memilih Mana Produk yang Ingin Dijual


    Terakhir, kamu harus tahu mana produk yang ingin dijual. Jika kamu sudah memutuskan untuk menjadi reseller bisnis kaos distro misalnya, maka hanya pilih kaos distro dengan desain tertentu yang menurut kamu menarik untuk pembeli. Jangan semua kamu pasarkan karena akan menghabiskan banyak waktu dan kuota juga. 7 tips dikutip dari blog.porinto.com

    Sekian artikel artikel seputar tips bisnis dan sudah mengunjungi dengan membaca topik pembahasan pelajari tips jitu menjadi reseller bisnis online tanpa modal yang berhasil dan sukses. Selamat membaca dan sukses terus  :-D

    Referensi artikel elitemarketer.id

    Beberapa hasil penelusuran yang berkaitan meliputi syarat menjadi reseller  cara jadi reseller baju online tanpa modal  cara menjadi reseller tokopedia  daftar jadi reseller online shop gratis  cara menjadi reseller shopee  cara menjadi reseller sepatu  cara menjadi reseller online  cara kerja reseller.

    Kang Yusuf
    Kang Yusuf  Hi, You can call me Kang Yusuf. Learning by Doing and Just 4 Fun :-D
    Note: Only a member of this blog may post a comment.

    Hai

    Klik Kontak Whatsapp Di Bawah Ini Untuk Mulai Mengobrol

    Pemilik Kang Yusuf
    +62 823-7775-4543
    Call us to +62 823-7775-4543 from 0:00hs a 24:00hs
    Hai, ada yang bisa saya bantu?
    ×
    Tanya Kami